Wisata Di Jakarta Pusat yang Wajib Dikunjungi
Jakarta Pusat dikenal sebagai pusat pemerintahan sejak masa kolonial Belanda. Dahulu, kota ini dikenal dengan nama Batavia. Kini banyak sekali tempat wisata di Jakarta Pusat yang bisa kamu kunjungi yang merupakan bekasi peninggalan kolonialisme Belanda. Wisata sejarah banyak mendominasi kota di provinsi DKI Jakarta ini. Tapi jangan khawatir akan bosan, karena tempat-tempat wisata ini dikatakan menarik dan tidak kalah kekiniannya dengan museum-museum kontemporer kekinian ala Instagram. Ini dia uraian tempat-tempatnya.
1. Galeri Nasional Indonesia
Wisata di Jakarta Pusat yang pertama adalah Galeri Nasional (Galnas). Museum ini terletak dekat dengan Stasiun Gambir. Banyak karya seni yang dipajang di galeri ini, selain itu juga sering diadakan pameran-pameran seni yang langsung menghipnotis para pengunjung muda untuk datang. Tak heran tempat ini merupakan salah satu tempat hits anak Jakarta.
2. Monumen Nasional (Monas)
Ikon kota Jakarta ini adalah wisata di Jakarta Pusat yang wajib dikunjungi setiap wisatawan Jakarta. Menara setinggi 132 meter dengan ornamen obor emas ini dibuat pada tahun 1961. Monas tak pernah sepi pengunjung, selalu ada orang-orang yang berkunjung untuk berwisata keluarga, dan digunakan warga setempat untuk jalan-jalan di sore atau pagi hari. Di dalamnya kamu bisa mempelajari sejarah kemerdekaan bangsa. Bagian puncak Monas adalah yang menjadi favorit pengunjung.
3. Museum Gajah
Museum Gajah adalah museum terbesar di Asia Tenggara, dikenal juga dengan nama Museum Nasional Indonesia. Sebutan Museum Gajah berasal dari adanya patung gajah di depan museum ini yang merupakan hadiah dari Raja Chulongkorn dari Thailand pada tahun 1871. Di museum ini kamu bisa melihat sekitar 140 benda-benda bersejarah seperti artefak, arca, benda-benda di zaman purbakala, dan benda-benda cagar budaya.
4. Gereja Katedral Jakarta
Letak Gereja Katedral tidak jauh dari Mesjid Istiqlal. Nama asli gereja ini adalah Katedral Santa Maria Pelindung Yang Diangkat Ke Surga. Di kawasan wisata religi ini kamu bisa juga mengunjungi museum Katedral yang memiliki arsitektur bangunan neo-gotik khas Eropa zaman dahulu. Di sini kamu bisa belajar sejarah penyebaran agama Katolik di Indonesia.
5. Klenteng Sin Tek Bo
Klenteng pusat ibadah etnis Tionghoa ini letaknya cukup tersembunyi di dalam gang di kawasan Pasar Baru. Bangunan ini memiliki ciri khas pagoda merah bertingkat empat. Di Klenteng Sin Tek Bo, kamu bisa menemukan dua patung tokoh agama yang bukan berasal dari Tionghoa. Di klenteng ini kamu bisa merasakan pengalaman berwisata religi.
6. Taman Ismail Marzuki
Dari namanya, mungkin yang terbayang adalah taman yang dipenuhi dengan tanaman hijau dan tempat duduk yang ada di bawah pohon rindang. Namun di Taman Ismail Marzuki kamu akan menemukan bangunan-bangunan pusat seni dan pendidikan. Ada perpustakaan, planetarium, dan galeri-galeri seni yang pada waktu tertentu sering mengadakan pertunjukan seni.
Baca juga: Berkunjung ke Hotel Wisata Indah di Sibolga
7. Wisata Kuliner Pecenongan
Tempat dijajakannya kuliner di kawasan Pecenongan ini telah ada sejak tahun 1970. Beragam sajian kuliner mulai dari yang dijajakan pedagang kaki lima hingga restoran ada sangat banyak di Wisata Kuliner Pecenongan. Beberapa kuliner yang terkenal di sini adalah ayam bakar Cianjur, bubur Kwang Tung, dan martabak Pecenongan 65A. Kawasan kuliner Pecenongan ini menjadi kawasan kuliner yang terkenal selain kawasan kuliner yang ada di Pasar Baru. Pedagang di sini mulai beroperasi pada sore hari.
1. Galeri Nasional Indonesia
Wisata di Jakarta Pusat yang pertama adalah Galeri Nasional (Galnas). Museum ini terletak dekat dengan Stasiun Gambir. Banyak karya seni yang dipajang di galeri ini, selain itu juga sering diadakan pameran-pameran seni yang langsung menghipnotis para pengunjung muda untuk datang. Tak heran tempat ini merupakan salah satu tempat hits anak Jakarta.
2. Monumen Nasional (Monas)
Ikon kota Jakarta ini adalah wisata di Jakarta Pusat yang wajib dikunjungi setiap wisatawan Jakarta. Menara setinggi 132 meter dengan ornamen obor emas ini dibuat pada tahun 1961. Monas tak pernah sepi pengunjung, selalu ada orang-orang yang berkunjung untuk berwisata keluarga, dan digunakan warga setempat untuk jalan-jalan di sore atau pagi hari. Di dalamnya kamu bisa mempelajari sejarah kemerdekaan bangsa. Bagian puncak Monas adalah yang menjadi favorit pengunjung.
3. Museum Gajah
Museum Gajah adalah museum terbesar di Asia Tenggara, dikenal juga dengan nama Museum Nasional Indonesia. Sebutan Museum Gajah berasal dari adanya patung gajah di depan museum ini yang merupakan hadiah dari Raja Chulongkorn dari Thailand pada tahun 1871. Di museum ini kamu bisa melihat sekitar 140 benda-benda bersejarah seperti artefak, arca, benda-benda di zaman purbakala, dan benda-benda cagar budaya.
4. Gereja Katedral Jakarta
Letak Gereja Katedral tidak jauh dari Mesjid Istiqlal. Nama asli gereja ini adalah Katedral Santa Maria Pelindung Yang Diangkat Ke Surga. Di kawasan wisata religi ini kamu bisa juga mengunjungi museum Katedral yang memiliki arsitektur bangunan neo-gotik khas Eropa zaman dahulu. Di sini kamu bisa belajar sejarah penyebaran agama Katolik di Indonesia.
5. Klenteng Sin Tek Bo
Klenteng pusat ibadah etnis Tionghoa ini letaknya cukup tersembunyi di dalam gang di kawasan Pasar Baru. Bangunan ini memiliki ciri khas pagoda merah bertingkat empat. Di Klenteng Sin Tek Bo, kamu bisa menemukan dua patung tokoh agama yang bukan berasal dari Tionghoa. Di klenteng ini kamu bisa merasakan pengalaman berwisata religi.
6. Taman Ismail Marzuki
Dari namanya, mungkin yang terbayang adalah taman yang dipenuhi dengan tanaman hijau dan tempat duduk yang ada di bawah pohon rindang. Namun di Taman Ismail Marzuki kamu akan menemukan bangunan-bangunan pusat seni dan pendidikan. Ada perpustakaan, planetarium, dan galeri-galeri seni yang pada waktu tertentu sering mengadakan pertunjukan seni.
Baca juga: Berkunjung ke Hotel Wisata Indah di Sibolga
7. Wisata Kuliner Pecenongan
Tempat dijajakannya kuliner di kawasan Pecenongan ini telah ada sejak tahun 1970. Beragam sajian kuliner mulai dari yang dijajakan pedagang kaki lima hingga restoran ada sangat banyak di Wisata Kuliner Pecenongan. Beberapa kuliner yang terkenal di sini adalah ayam bakar Cianjur, bubur Kwang Tung, dan martabak Pecenongan 65A. Kawasan kuliner Pecenongan ini menjadi kawasan kuliner yang terkenal selain kawasan kuliner yang ada di Pasar Baru. Pedagang di sini mulai beroperasi pada sore hari.

Belum ada Komentar untuk "Wisata Di Jakarta Pusat yang Wajib Dikunjungi"
Posting Komentar